Jumat, 09 Maret 2018 - 09:15:58 WIB
Kenaikan Harga Gas di Sumut Berdampak ke Industri Manufaktur
Kategori: Ekbis - Dibaca: 2123 kali

Medan (SIOGE) - Gubsu, Erry Nuradi menilai, gejolak di industri manufaktur di Sumut, terpengaruh oleh kenaikan harga gas elpiji. Karena sebahagian besar industri manufaktur di Sumut menggunakan gas sebagai bahan bakarnya.
Demikian disampaikan Erry Tim Pengkaji Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) di Medan, kemarin.
“Kalau kita berbicara daya saing tentunya menjadi persoalan harga gas yang cukup kompetitif menyebabkan adanya gejolak dalam industri tersebut. Untuk itulah kita perlu mendiskusikan untuk mencari bagaimana solusi agar harga bahan bakar gas ini bisa lebih ditekan,” ucap Erry.
Dia berharap, kebijakan penurunan harga untuk wilayah Sumut hendaknya menjadi salah satu pembahasan dalam studi Tim Pengkajian Lemhanas RI kali ini sebagai salah satu dukungan agar perusahaan industri semakin bisa bersaing.
Disamping masalah harga gas, mengenai hal yang berhubungan dengan aturan-aturan di Sumut masih lebih tinggi dengan daerah lain seperti landing fee bandara di Sumut masih tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan bandara di daerah lain.
Tenaga Ahli Bidang Diplomasi Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI, Marsekal Muda TNI Gutomo mengatakan, Sumut merupakan daerah yang sangat dinamis dan berpotensi cukup besar dalam kemajuan yang dapat memberikan kontribusi yang berpengaruh sampai ke tingkat nasional.
Ada dua pengkajian yang dilakukan yakni bidang ekonomi dan pengaruhnya terhadap kebijakan-kebijakan luar negeri Indonesia, terhadap pengaruh dari Amerika dan Cina.
“Jadi kita akan melaksanakan pengambilan sample dan mengangkat permasalahan lokal yang terjadi saat kita disini,” ucapnya. (t/s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)