Senin, 16 April 2018 - 23:49:54 WIB
DPRD Medan Sebut Pemko Medan Tidak Becus Tangani Masalah Banjir
Kategori: Medan - Dibaca: 2105 kali

Medan (SIOGE) - Sejumlah warga Medan mengeluhkan seringnya terjadi banjir akibat hujan deras mengguyur kota ini. Sepertinya Pemko Medan tidak peduli dengan warganya sehingga setiap hujan turun, air menggenang di mana-mana.
Jangankan hujan deras seperti tadi pagi, hujan sedikit saja membuat jalanan tergenang air, ujar warga Simpang Kampus Padang Bulan, N Barus, R Sinabutar dan J Karo-karo kepada wartawan, Senin (16/4/2018).
Mereka mengaku resah kalau hujan mengguyur Kota Medan. Dipastikan akan terjadi banjir, minimal air tergenang di jalanan sehingga warga kesulitan untuk melintas. “Enaklah kalau pakai mobil, sedangkan warga yang naik sepeda motor akan kesulitan melintas,” ujar Barus lagi.
Untuk itu, warga berharap Pemko Medan segera mencari solusi untuk mengatasi banjir di Kota Medan karena sangat mengganggu aktivitas warga. Selain itu, diharapkan dinas terkait agar melakukan pemeliharaan parit yang ada di Kota Medan agar air bisa tetap mengalir sehingga tidak berakibat banjir.
Terkait itu, Anggota DPRD Medan Anton Panggabean SE MSi yang ditemui wartawan menilai Pemko tidak becus menangani masalah banjir di kota ini. Setiap hujan deras mengguyur Kota Medan, dipastikan banjir akan melanda banyak tempat meski Pemko terus melakukan perbaikan drainase maupun gorong-gorong.
Sepertinya tidak ada niat Pemko Medan mencari solusi menangani banjir yang kerap melanda kota ini, ujarnya kepada wartawan. Salah satu penyebabnya, drainase yang dibangun Pemko Medan tidak beraturan, seperti ukuran yang tidak sama (ada yang besar dan kecil). Walaupun diyakini masterplan pembangunan drainase ini sudah dibuat sebagus mungkin, namun pengerjaannya yang kurang pengawasan sehingga tidak sesuai dengan bentuk dan ukuran yang sudah digariskan.
Selain itu masalah banyaknya sampah yang menumpuk di dalam parit mengakibatkan saluran drainase menjadi sumbat. Akibatnya, air yang turun tidak tertampung drainase sehingga meluber hingga ke jalan dan pemukiman warga, ujarnya seraya mengatakan pendangkalan drainase juga ikut menyumbang terjadinya banjir.
Padahal, sebut Politisi Partai Demokrat itu lagi, anggaran untuk pengorekan drainase dan lainnya sudah ditampung dalam APBD. Namun tidak diketahui sebabnya, kenapa pihak terkait tidak melakukan pemeliharaan drainase secara berkala. “Akibatnya, ya seperti inilah, banjir di mana-mana,” ujarnya geram.
Begitu juga dengan sungai-sungai yang melintasi Kota Medan yang sudah mengalami pendangkalan akibat tidak pernah dikorek. Harusnya Pemko Medan berkordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan melakukan pengorekan.
Ditambahkannya, tingkat resapan air dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan sangat kurang. Itu juga menyumbang terjadinya banjir di Kota Medan. Pemko dalam hal itu dinas terkait harusnya memperhitungkan semua aspek untuk mengatasi banjir di kota tercinta ini, ujarnya lagi seraya menambahkan banyaknya bangunan juga mempengaruhi tingkat resapan air.
Disebutkannya lagi, kesadaran warga juga diharapkan dalam membantu pemerintah mengatasi banjir ini. Masyarakat diharap menjaga saluran drainase yang ada di depan rumahnya, minimal tidak membuang sampah ke dalamnya agar air bisa lancar. (s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)