Sabtu, 11 Agustus 2018 - 01:00:17 WIB
Arist Merdeka Sirait : Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Terus Meningkat
Kategori: Medan - Dibaca: 2112 kali

Medan (SIOGE) - Sebaran anak usia di bawah 12 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual dan kekerasan fisik di Indonesia terus saja meningkat. Pelaku kekerasan seksual bukan hanya dilakukan oleh anak secara sendiri-sendiri tetapi juga dilakukan secara bergerombol. Berbagai kasus kekerasan ung terjadi akhir-akhir ini telah menjadi fenomena yang sangat menakutkan dan sudah di luar akal sehat.
Anak-anak pelaku tindak pidana umumnya berasal dari keluarga menengah bawah, ujar Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait kepada wartawan via selularnya, Jumat (10/8/2018). Di samping usianya muda, pelaku maupun korban kejahatan seksual terhadap anak angkanya terus meningkat, ujarnya.
Jika dibandingkan dengan laporan tahun 2017, pelaku tindak pidana kekerasan seksual 2018 mulai Januari sampai Juni, pusat data dan informasi Komnas Anak melaporkan bahwa dari 896 kasus pelanggaran terhadap anak, ditemukan 16 persen pelaku tindak pidana kekerasan seksual dan kekerasan fisik itu justru dilakukan oleh anak-anak yang berusia masih di bawah 12 tahun.
Angka ini terus meningkat jika dibanding tahun 2017 dimana dari 2.726 kasus pelanggatan hak anak ditemukan sebanyak 14 persen pelakunya adalah anak-anak berusia di bawah 14 tahun. Pada umumnya mereka melakukan tindakan tindakan kekerasan fisik maupun kekerasan seksual terinspirasi dari tayangan-tayangan media media sosial yang mereka konsumsi. Terutama tayangan-tayangan pornografi dan pornoaksi di media sosial yang sangat mudah di dapat.
Ditambahkan Sirait, salah satu strategi memutus mata rantai tindak pidana kekerasan seksual yang anak, Komnas Perlindungan sebagai lembaga independen yng diberikan tugas dan mandat untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia mendorong pemerintah Indonesia lintas kementerian dan lembaga dengan melibatkan aparatur penegak hukum serta pemangku kepentingan perlindungan anak untuk segera mencanangkan program aksi perioritas daerah dan nasional perlindungan anak. (s1)




Isi Komentar :
Nama :
Komentar
 
 (Huruf Apa Itu ?)