Alasan di Balik Orang Batak Harus Menikah dengan Orang Batak
30 Agustus 2019 - 13:38:28 WIB | Dibaca: 5961x
Indonesia dengan berbagai macam suku serta budaya membuat banyak hal yang dipengaruhi oleh adat istiadat tersebut. Sebut saja masyarakat kita dengan suku batak. Orang dengan tipikal berbicara menggebu – gebu ini banyak memilki peraturan terkait adat istiadat khususnya soal pernikahan.
Banyak pengalaman yang ditemui bahwa saat berpacaran dengan orang yang berbeda suku dari batak hubungan tidak bisa dilanjutkan atau sulit dilanjutkan. Apalagi jika si cowo orang batak , dia memiliki prestis tersendiri terhadap marga yang dia bawa dari ayahnya. Bisa jadi si wanita diwajibkan untuk membeli marga dari daerah batak untuk bisa masuk kedalam marga batak dan menjadi satu suku.
Berikut beberapa alasan mengapa banyak orang batak mengaharuskan anaknya menikah dengan orang batak juga:
Pertama ialah agar paham adat istiadat. Pernyataan yang sebenarnya kurang adil karena pengetahuan soal adat suatu suku bisa dipelajari meski kamu bukan berasal dari suku tersebut. Di zaman modern seperti ini informasi bisa didapat dengan mudah untuk mengetahui banyak hal yang mungkin sulit kita ketahui sekalipun.
Salah satu alasan orangtua menikahkan anaknya dengan sesama orang batak adalah agar mudah mengerti soal adat batak. Bicara soal ritual di setiap kegiatan yang ingin dilakukan oleh orang batak harus dimengerti oleh kedua mempelai. Dari situ orangtua mau anaknya tidak melupakan adat istiadatnya. Satu – satunya alasan orangtua menikahkan anaknya dengan sesama orang batak hanyalah menjaga tradisi tetap ada dan turun temurun tidak termakan jaman modernisasi.
Berikutnya adalah agar tahu sopan santun dan tatakrama. Tak hanya suku batak melainkan semua suku di Indonesia memiliki tata krama dan sopan santun yang sama. Hanya saja perbedaan gaya dan sifat misalnya antara orang suku jawa yang tenang dengan batak yang menggebu – gebu. Orangtua mau ketika anaknya sudah mempunyai anak nanti bisa diajarkan bagaimana tatakrama dan sopan santun ala suku batak.
Dalam keluarga besar batak mereka percaya bahwa anak yang berasal dari kedua anak suku batak bisa lebih sopan santun dan tatakrama dalam lingkungan keluarga khususnya. Meski pendapat ini akan sulit diterima oleh si anak jika harus meninggalkan pasangannya yang sekarang bukan dari batak untuk mencari orang batak. Sementara kita semau tahu bahwa semua suku di dunia ini mengajarkan tata krama dan sopan santun yang luar biasa kepada masyarakatnya.
Alasan berikutnya adalah seiman. Mayoritas orang batak beragama Kristen dan jika anak mendapatkan pasangan di luar batak dikhawatirkan tidak seiman dan itu menjadi pertimbangan yang besar untuk keluarga. Mulai dari hal duniawi saja sudah mendapatkan peraturan yang begitu banyak hingga sekrang pembahasan rohani juga harus terpenuhin oleh si anak.
Iman yang sama akan membawa anak lebih bisa berfokus dengan apa yang ingin di capai dan dilakukan, berbeda jika kamu berbeda iman dengan pasangan. Hal itu bukan berarti jika berbeda agama kamu tidak bisa sukses atau mencapai cita – citamu.
Kepercayaan yang sama akan membantu kamu untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Begitulah yang diinginkan para orangtua di suku Batak untuk semua anaknya entah anak perempuan ataupun anak laki-laki. (*)
Selamat Berbahagia buat Mader Hasugian dengan lilis.








.jpeg)
.jpeg)











