Penimbun-Penjual Masker Harga Tinggi Akan Ditangkap, Jokowi: Jangan Sentuh Wajah Sebelum Cuci Tangan
04 Maret 2020 - 00:51:54 WIB | Dibaca: 3654x
Jakarta (SIOGE) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis mengambil tindakan terkait langkanya masker wajah. Jokowi menyebut adanya dugaan penimbunan masker dan penjualan masker dengan harga fantastis.
"Saya juga sudah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang memanfaatkan momentum seperti ini dengan menimbun, masker terutama. Ini masker dan menjualnya lagi dengan harga yang sangat tinggi," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).
Jokowi menekankan sekali lagi kepada para pihak yang mencari kesempatan meraup untung besar dalam kondisi seperti ini, "Hati-hati ini saya peringatkan," tegas dia.
Jokowi sudah mengecek stok masker di pasar. Ada beberapa jenis masker yang langka.
"Menteri cek, tetapi dari info yang saya terima, stok dalam negeri kurang-lebih 50 juta. Memang pada masker tertentu itu yang langka," ucapnya.
Jokowi juga meminta masyarakat tidak membeli kebutuhan pokok berlebihan. Jokowi mengatakan perilaku tersebut justru menyebabkan terjadinya kelangkaan kebutuhan pokok.
"Masyarakat tidak perlu borong keperluan sehari-hari, justru bikin langka pembelian besar-besaran, menimbun dan memborong. Pemerintah jamin ketersediaan. Saya cek Bulog, Apindo," ujar Jokowi.
Sebelum kemunculan Corona, harga masker Sensi hanya berkisar Rp 20-30 ribu per boks. Kemarin harga masker Sensi mencapai Rp 340 ribu dan kini mencapai Rp 400 ribu. Selain itu, masker N-95 yang saat situasi normal seharga Rp 350 ribu, kini mencapai Rp 1,5 juta.
Presiden juga meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk aktif melakukan upaya pencegahan dalam penyebaran virus Corona (Covid-19). Salah satu cara paling mudah disebut Jokowi dengan mencuci tangan lebih sering.
"Kita juga dapat mencegah penularan virus Corona ini dengan sering cuci tangan," kata Jokowi.
"Jangan kemudian menyentuh wajah sebelum cuci tangan, tangan belum dicuci jangan sering-sering menyentuh wajah," imbuhnya sembari memperagakan tangannya menyentuh wajah.
Jokowi juga meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan. Selain itu Jokowi mengatakan agar masyarakat menjaga kesehatan. "Menjaga kebugaran kita sehingga imunitas kita lebih baik," kata Jokowi,
Sampai saat ini ada 2 orang yang dinyatakan positif tertular virus Corona. Keduanya merupakan ibu dan anak yang saat ini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso di Sunter, Jakarta Utara.(dtc)




.jpeg)

















