Akun Palsu di Sosmed Bermunculan Jelang Pilkada, PP Gema Labura Minta Kominfo dan Polisi Bertindak
27 Juni 2020 - 17:43:09 WIB | Dibaca: 4049x
Labura (SIOGE) - Menjelang momentum Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak 9 Desember 2020, banyak sekali bermunculan akun palsu di media sosial (Sosmed) seperti Facebook yang menteror dan meresahkan masyarakat dengan menyebarkan berita palsu ( hoax ) dan juga ujaran kebencian khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Labuhanbatu Utara ( PP Gema Labura ) Amansyah Hakim Pasaribu meminta kepada Dinas Kominfo Labura, Tim cyber dan Polres Labuhanbatu agar segera bekerjasama dan bertindak cepat guna menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Memang benar akhir-akhir ini banyak sekali muncul akun palsu di facebook, apalagi menjelang momen Pilkada serentak yang sangat meresahkan masyarakat. Jika tidak segera ditindak maka akan terus membuat kekacauan ditengah masyarakat labura" ucap Amansyah, Sabtu (27/06/2020 ).
"Seharusnya pihak pemerintah melalui Diskominfo Labura dan Pihak penegak hukum Polres Labuhanbatu, lebih jeli lagi melihat persoalan yang ada ditengah masyarakat. Jangan sampai lamban merespon persoalan" lanjut Amansyah.
Ada beberapa akun palsu yang terpantau dilabura yang terus menerus menebar ujaran kebencian seperti "Ratu, Tdk Pendukung Buyung, Rahayu Veronica, Fuji Yanti Yanti, dan masih banyak yang lainnya".
Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (Uu ITE). Pasal 28 ayat 1 Disebutkan “Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.
"Kami berharap pihak Diskominfo Labura, Tim cyber dan Polres Labuhanbatu bisa Berkolaborasi untuk segera menumpas semua akun palsu yang meresahkan masyarakat. Hukum berat bagi para penyebar hoax dan ujaran kebencian guna terciptanya pilkada damai di Kabupaten Labuhanbatu Utara," tutup Amansyah.(Rel/s1)






















