Wali Kota Medan Bobby Nasution Meraih Piala Adipura
03 Maret 2023 - 21:07:52 WIB | Dibaca: 2804x
Medan (SIOGE) Kota Medan berhasil meraih Piala Adipura tahun 2021,menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) penanganan kebersihan dan pengelolaan
Wali Kota Medan pada 26 Februari 2021, Bobby Nasution ingin membawa Kota Medan keluar dari image buruk. Penanganan kebersihan menjadi satu dari lima program prioritas yang menjadi fokus untuk dituntaskan hingga berakhirnya jabatannya sebagai orang nomor satu di Pemko Medan.
Peraturan Wali Kota Medan No.18/2021 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pengelolaan Persampahan Kepada Camat di Lingkungan Pemko Medan. Langkah ini dilakukan karena menilai camat lebih mengetahui kondisi wilayahnya sehingga penanganan sampah yang dilakukan bisa lebih efektif dan maksimal.
Surat Keputusan (SK) Wali Kota Medan No. 658.5/31.K/VIII/2021 tentang Lokasi Percontohan Kawasan Bebas Sampah di Kota Medan Tahun 2021. Berdasarkan SK tersebut terdapat enam titik yang menjadi kawasan percontohan kawasan bebas sampah.
Kecamatan Medan Petisah di Kelurahan Petisah Tengah, tepatnya di Kampung Sejahtera Lingkungan 1 dan 3.
Kecamatan Medan Labuhan di Kelurahan Pekan Labuhan yakni Lingkungan 22 dan 23 dan Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Tanjung Mulia Lingkungan 4 dan 5. Serta, Pasar Induk Lau Cih, Pasar Bakti serta Pasar Sentosa Baru. Diharapkan, keenam kawasan ini nantinya menjadi trigger bagi kecamatan maupun pasar lainnya sehingga menjadi kawasan bebas sampah.
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan yang selama ini menggunakan sistem open dumping sehingga menjadi pemicu utama Kota Medan meraih predikat Kota Terkotor.
Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup telah membangun sistem sanitary landfill yang ramah lingkungan dan dalam waktu dekat ini segera dioperasikan.
Bobby Nasution juga membuka peluang kerjasama dalam pengelolaan sampah. Senin, 14 Februari 2022, telah menjalin kerjasama dengan PT PLN (persero) tentang Penelitian dan Pengembangan Pengelolaan Sampah Menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat.
Pemerintah Belanda melalui Dubesnya HE Lambert Grijns menawarkan kerjasama dalam pengelolaan sampah. Lambert telah meninjau langsung TPA Terjun untuk melihat kondisi lahan tempat penampungan sampah yang memiliki lahan dengan luas sekitar 14 hektar dan dioperasikan pada 7 Januari 1993 sebagai tindak lanjut atas Kerjasama yang akan dilakukan.
Di penghujung Februari 2023, Kota Medan berhasil meraih Sertifikat Adipura dari Kementerian LHK. Selangkah lagi kota Medan yang memiliki luas lahan sekitar 265,1 km² akan mendapatkan penghargaan paling bergengsi di Tanah Air atas keberhasilan dalam penanganan kebersihan.
“Dengan membuang sampah pada tempatnya, masyarakat mulai saat ini harus melakukan pemilahan sampah organik dan non organik sehingga diketahui mana sampah yang dapat diolah dan tidak dapat diolah. Artinya, sampah yang tidak dapat diolah itu lah yang dibawa ke TPA,” kata Bobby kemarin.
Penanganan kebersihan mendapat apresiasi dari Wakil Dekan I Fisipol Universitas Medan Area (UMA) Dr Nadra Ideyani Vita, dinilainya sangat luar biasa sehingga Kota Medan berhasil mendapatkan Sertifikat Adipura.
Mewujudkan Medan bersih sampah, jelas Nadra, masih perlu banyak dilakukan pembenahan. Meski demikian, imbuhnya, upaya yang telah dilakukan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Bobby Nasution selama ini dapat dikatakan cukup baik. Melalui kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran kecamatan, ungkapnya, terus berupaya meningkatkan pelayanan kebersihan.
“Upaya yang dilakukan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh masyarakat. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota semata, tetapi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga kebersihan mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya. (Dinas Kominfo/Bahren)












