Diskominfo dan USAID Gelar Pelatihan Penerapan Pengaduan Sektor Air Minum
13 November 2023 - 17:26:45 WIB | Dibaca: 2576x
Medan (SIOGE) - Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan USAID IUWASH menggelar Pelatihan Penerapan Pengaduan Sektor Air Minum, Sanitasi Aman, Pengelolaan Sumber Daya Air Melalui Aplikasi Pengaduan SP4N LAPOR! 8-9 November 2023.
Kepala Diskominfo Medan, Arrahmaan Pane diwakili Kabid Statistik dan Informasi Publik, Rizka Firdahlia, saat membuka kegiatan itu mengharapkan, pelatihan ini bisa memperluas cakrawala berpikir dan memberikan manfaat dan peningkatan pelayanan publik, khsususnya di bidang air minum aman, sanitasi, dan pengelolaan sumber daya air.
"Dinas Kominfo Medan sebagai leading sector-nya SP4N LAPOR! akan terus melakukan berbagai peningkatan dan perubahan ke arah yang lebih baik," sebut Rizka dalam pelatihan yang berlangsung di aula Diskominfo diikuti segenap operator admin SP4N LAPOR! perangkat daerah perwakilan PDAM Tirtanadi, dan masyarakat.
Tujuan kegiatan ini untuk memantapkan operasionalisasi SOP SP4N LAPOR! yang berkaitan dengan sektor air minum, sanitasi, dan pengelolaan sumber daya air.
Rizka menambahkan, kegiatan ini juga mengedukasi dan memperkenalkan masyarakat pada aplikasi pengaduan SP4N LAPOR! dan memberikan pemahaman serta pengetahuan masyarakat terkait dengan aspek aspek di bidang sanitasi, air minum, pengelolaan sumber daya air dan drainase yang berpotensi dilaporkan melalui aplikasi SP4N LAPOR!
Dalam kesempatan pembukaan pelatihan, National Coordinator Goernance USAID IUWAS Tangguh, Togi Sianipar, menyebutkan, pelatihan ini salah satu upaya mencapai target air minum dan sanitasi aman, pengelolaan sumber daya air di Indonesia, hal ini di Medan.
Menurutnya, pelatihan ini salah satu upaya mengembangkan mekanisme layanan yang menunjang peningkatan akses air minum dan sanitasi aman serta pengelolaan sumber daya air di kota Medan
"Kami berterima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Medan yang menyambut dan menerima dengan baik kerja sama ini," ungkapnya.
Pelatihan ini diawali pemaparan Rizka tentang Aplikasi SP4N LAPOR!. Dia menyebutkan, pelayanan publik, sektor air minum dan sanitasi aman serta pengelolaan sumber daya air dapat juga disampaikan melalui aplikasi ini.
Rizka juga menyampaikan soal pembagian peran pengelola LAPOR!-SP4N bertanggung jawab mendistribusikan dan menjaga kualitas pengelola pengaduan pelayanan publik di instansi.
Tugas umum admin menerima disposisi laporan dari super admin (admin pusat), mendisposisikan laporan ke unit kerja/perangkat daerah yang berwenang, menerima laporan dari saluran SMS, website, aplikasi mobile, twitter, dan jalur konvensional (tatap muka, telepon, surat, fax, email dan lain lain).
Pejabat Penghubung, ungkap Rizka, menerima disposisi laporan dari admin, yang masuk, minimal respon awal, menerima laporan dari saluran SMS, website, aplikasi mobile, twitter, dan jalur konvensional (tatap muka, telepon, surat, fax, email dan lain lain), dan melakukan internalisasi di unit kerja/perangkat daerah.
Pada hari pertama pelatihan Aplikasi SP4N LAPOR! yang disampaikan Rizka, diskusi dan simulasi tata cara penggunaan kanal pengaduan tersebut. Pada hari kedua, Kamis (9/11) peserta akan melakukan kunjungan praktik lapangan. (Pemko Medan/Bahren)












