TKI Asal Tebingtinggi Tewas Disambar Petir di Malaysia
14 Oktober 2019 - 10:40:02 WIB | Dibaca: 3028x
Tebingtinggi (SIOGE) - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Suheri (37), warga Jalan Sisingamangaraja Gang Setia, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Tebingtinggi yang bekerja sebagai buruh bangunan di Malaysia, Jumat (11/10) sore sekira pukul 17.00 tewas disambar petir.
Dari catatan riwayat hidupnya, korban dikenal berperilaku baik dan merupakan anak bungsu dari pasangan almarhum Surahman dan almarhumah Siti Rukia.
Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Suheri disebut-sebut baru 6 bulan bekerja di negara tetangga tersebut.
Isteri alm Suheri, Suweni (34) saat ditanyai wartawan, Minggu (13/10) siang di rumah duka, terkejut dan berteriak histeris usai mendengar peristiwa memilukan itu.
"Pada Jumat (11/10) malam sekira pukul 20.00 WIB, saya menerima laporan dari rekan kerja almarhum melalui sambungan telepon seluler yang menyebut, kalau suami saya telah meninggal dunia akibat disambar petir setelah bekerja membuat bangunan rumah. Menerima kabar dukacita itu, saya bersama seluruh keluarga sangat terkejut dan langsung berteriak histeris. Waktu itu, suami saya disambar petir usai bekerja," ucapnya.
Suweni pun menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan jenazah ke rumah duka. Pasalnya, Minggu (13/10) sore, jenazah suaminya dikabarkan tiba dan langsung dikebumikan di komplek pemakaman Bandarsono Tebingtinggi.
"Kami sudah dua hari menunggu kedatangan jenazah di sini. Berdasarkan informasi yang kami terima, jenazah suami saya tengah di perjalanan menuju ke mari. Rencananya akan dikebumikan hari ini juga di tempat pemakaman Bandarsono Tebingtinggi," ungkapnya sambil terisak-isak. (t/s1)






















