Rico Waas: Kemerdekaan Ke-81 RI Momentum untuk Mengingat Masih Banyak yang Harus Diperjuangkan
18 Agustus 2026 - 15:18:42 WIB | Dibaca: 2137x
Medan (Sioge) - Suasana khidmat dan haru terasa saat pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Medan, Senin (17/8).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bertindak sebagai inspektur upacara. Mengenakan busana adat tradisional Jawa, Rico Waas memimpin jalannya upacara. Upacara ini juga diikuti Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap yang mengenakan busana adat Melayu, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Staf Ahli TP PKK Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Medan Erfin Fahrurrazi, pimpinan perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, OKP, veteran, serta segenap ASN di lingkungan Pemko Medan.
Upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila oleh Rico Waas, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen.
Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Kemerdekaan ke-81 RI menjadi momentum penting untuk mengingat bahwa masih banyak yang harus diperjuangkan. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang masih membutuhkan perhatian Pemerintah Kota Medan.
"Maka dari itu, kami mengingatkan kepada Pemerintah Kota Medan buatlah pembangunan dan perencanaan keuangan yang berdampak langsung kepada masyarakat," kata Rico Waas.
Tak hanya infrastruktur, lanjut Rico, Pemerintah Kota Medan harus membangun penguatan di bidang kesehatan dan pendidikan. Di antaranya penguatan di tiap Puskesmas, sekolah-sekolah yang terintegrasi sampai dengan teknologi dan smart class juga harus dikembangkan.
"Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya beberapa waktu lalu," ujarnya.
Pemko harus memberikan stimulan di sektor ekonomi. Tujuannya agar pembangunan kota, masyarakatnya, dan ekonomi kerakyatan juga bisa terbangun.
Oleh karena itu, Rico kembali mengingatkan, perencanaan pembangunan di 2027 mendatang yang sedang dirancang saat ini benar-benar dilaksanakan dengan baik. Sehingga tidak ada lagi pembangunan atau perancangan keuangan yang tidak diperlukan terlihat.
"Kami sedang mengkaji semuanya. Saya juga sampaikan ke Pak Sekda untuk terus diawasi benar-benar penganggaran dari setiap OPD. Jangan sampai kita lalai yang akhirnya terkesan menjadi pemborosan. Ini betul-betul harus efektif, efisien, berdampak dan berkelanjutan," katanya tegas.
Disampaikannya pesan kepada masyarakat agar terus menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan tanah air. Mengingat kembali jasa-jasa pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan NKRI.
"Meraih kemerdekaan dan membangun negara ini tidak mudah. Mari kita maknai dengan makin mencintai. Dari apa dulu? Keluarga, lingkungan, gotong royong, pembangunan masyarakatnya, kedekatan dengan masyarakatnya," ujarnya.
"Kami mendorong agar mengisi kemerdekaan ini bukan hanya bermimpi yang besar-besar, tetapi dari kita sendiri. Bersahabat antara satu dengan yang lain, mencintai dan menghormati satu dengan yang lain. Hal-hal itu kita bangun dengan gotong-royong, mudah-mudahan kota kita makin baik," sambungnya.
Doa untuk NTT
Pada kesempatan itu, Rico Waas juga menyampaikan doa untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini sedang ditimpa bencana alam. Dia mendoakan kondisi di NTT bisa segera pulih.
"Untuk yang wafat kita doakan mudah-mudahan diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan. Kami mendoakan mudah-mudahan hal ini sesegera mungkin berakhir. Kita juga berdoa semoga tidak ada lagi bencana di Indonesia. Dan kita berserah kepada Yang Maha Kuasa, karena hanya Tuhan yang bisa memberikan perlindungan kepada kita," ucanya. (*)





.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)


